MASYARAKAT
MENANAM KAYU YANG BERMANFAAT
Pak Yubin (62 Tahun). Kepala
Dusun.1 Desa Suka Maju Kecamatan Air
Nipis.
Saat diskusi desa Pak Yubin Bercerita :
Pada tahun 1970 masih system Pasirah dan
Depati, Saat itu Pasirah dipimpin oleh Pak Fir namanya. Wilayah Datar Paying
Desa Suka Maju mau dijadikan areal
persawahan. Namun lokasi tersebut pada tahun 1975 dilarang untuk dibuka menjadi persawahan
karena daerah Datar Payang merupakan Kawasan hutan dan katanya daerah aliran sungai. Pada tahun 1978 s.d
1979 baru pemerintah melalui Dinas kehutanan
membentuk rintisan-rintisan dan Pada tahun 1984 mulai dibuat batas dengan memasang patok kayu
atau cat di pohon.
Pada
tahun1986 pemasangan patok batas HL dengan semen dan mulai masuk zaman penangkapan masyarakat oleh kehutanan. Siapa
yang menggarap wilayah yang telah dipatok kehutanan langsung ditangkap. Ada
bapak-bapak, anak-anak bahkan ibu-ibu yang ditemukan dikebun dalam wilayah
kehutanan itu ditangkap. Wilayah tersebut saat ini menjadi Hutan Lindung Bukit
Riki dan Hutan Produksi Air Bengkenag.
Karena
benyak penagkapan pada waktu itu, banyak masyarakat kita yang pindah kebun dan
masuk daerah kabupaten lain, di Rejang Lebong di Kepahyang, Bengkulu Utara bahkan sampai ke Jambi. Mereka berpikir kalau
ditangkap di daerah sendiri tidak bisa kabur karena ada anak sitri di dusun yang bisa
ditangkap Kehutanan, tapi kalu masuk wilayah kehutanan di daerah lain bisa pulang
dan keluarga tidak ikut-ikutan di tangkap Polisi Kehutanan.
Kami sangat
senang dengan adanya Genesis Bengkulu membawa kabar bahwa bisa menggarap hutan
dengan berkelompok dan mendapat izin. Karena kami sudah tidak ada lahan, kami
akan mengikuti aturan yang di minta oleh kehutanan. Selama ini kami berkebun
dihutan dengan ketakutan.
Sebenarnya kalau tentang kewajiban menanam
kayu, semua kebun kami tanami kayu.
Awalnya memang kami tanam padi, cabe dan
jagung, kemudian tanam kopi dan peneduhnya. Diselah-selah kopi kami menanam
Durian, jengkol, petai , mangga ataupun
duku. Setelah 10-15 tahun kebun tersebut seperti hutan dan kami mendapatkan
manfaat, kami bisa menjual buah-buahannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Komentar
Posting Komentar