Seorang Pendemo
PT CBS Mengaku Takut Diculik 8 Pria Bersenjata
Kamis
16 juni 2016
Bengkulu–
Salah seorang pendemo yang menolak keberadaan tambang bawah tanah yang di
kelolah PT Citra Buana Seraya, Ym (50), warga desa Susup Bengkulu Tengah,
mengaku ketakutan, akibat disambangi delapan orang bersenjata lengkap, lantaran
namanya masuk dalam rombongan masa pendemo PT CBS.
Pernyataan ini disampaikan Indra, anak Ym yang
mendapatkan kabar, kalau bapak nyaris menjadi korban penculikan di desanya,
sekira pukul 02.00 WIB dinihari. Keluarganyapun sempat diperlakkan kasar oleh
tamu bersenjata lengkap tersebut.
“yang masuk kerumah itu ada delapan
orang, dan diluar banyak. Mereka yang berjaga, juga menggunakan laras panjang
yang ada lasernya. Juga ada yang bawa pistol dan ada juga yang membawa laras
panjang, lalu saat mereka masuk kedalam rumah, ibu saya ditarik keluar dan
masuk kedalam kamar bersama adik saya, dan kepala ditodong dengan senjata api,”
jelas Indra yang mengaku warga setempat yang megetahui sempat heboh.
“Bapak saya sudah sempat
dibekap oleh mereka didalam rumah. Apa mungkin mau diikat ataupun mau diborgol,
kita belum tahu. Untung saja warga sudah banyak yang berdatangan, karena ada
yang membunyikan suara beduk dan kedelapan orang tersebut langsung melarikan
diri,” jelas Indra.
Indra menduga, saat percobaan
penculikan yang nyaris menciderai keluarganya ini, dilakukan oleh aparat.
“Mobil yang digunakan itu dua mobil strada dan satu mobil hiluk patroli,” katanya Indra yang mengakui saat ini Ym sedang disembunyikan pihak keluarga.
“Mobil yang digunakan itu dua mobil strada dan satu mobil hiluk patroli,” katanya Indra yang mengakui saat ini Ym sedang disembunyikan pihak keluarga.
(Kupasbengkulu)

Komentar
Posting Komentar