Warga
Ancam Tutup Tambang Bawah Tanah
Senin, 16/05/2016
BENTENG
– Polemik tambang batubara bawah tanah
(underground) yang dilakukan PT Citra Buana Selaras (CBS) di Desa Susup,
Kecamatan Merigi Sakti, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) terus bergulir.
Bahkan, jika izin tambang itu tidak juga dicabutp hari ini (16/5), ribuan
warga akan kembali mendatangi lokasi tambang dan menghentikan seluruh aktivitas
penambangan pada Selasa (17/5) besok.Diketahui, jelang penutupan yang dilakukan warga, PemkabBenteng akan memanggil ulang perwakilan warga untuk duduk bersama pihak PT CBS, perwakilan pemprov serta pihak kepolisian di kantor bupati Benteng, sekitar pukul 10.00 WIB hari ini.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Benteng, Muzakir Hamidi
SSos MM menjelaskan, mediasi ini dilakukan bukan tanpa alasan. Melainkan salah
satu cara persuasif untuk mencari solusi terbaik. Sehingga para investor tetap
bisa menjalankan aktivitas mereka dan masyarakat menjadi tidak terganggu serta
mendapatkan lapangan pekerjaan.
“Dari rapat sebelumnya, Pemerintah Provinsi
Bengkulu menyampaikan bahwa legalitas PT CBS dinyatakan lengkap dan akan
berakhir pada Maret 2019 mendatang,” jelas Sekda
(Bengkulu Ekspress)
Komentar
Posting Komentar