Kamis 26 Mei 2016
TABA PENANJUNG –
Sebagian masyarakat di Desa Tanjung Raman Kecamatan Taba Penanjung masih
mengandalkan limbah batu bara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dapat
mengumpulkan sekarung ukuran sedang limbah batubara, pengumpul bisa mendapatkan
uang Rp 10 ribu. Rata-rata warga yang tidak turun sawah, banyak mencari limbah
batu bara di sungai papan penawai.
Diakui Hermen, penampung batubara Desa Sukarame,
mengaku hampir setiap hari warga mencari batu bara. Banyak yang datang dari
luar Desa Tanjung Raman, seperti Desa Bajak I, Sukarame, Durian Demang dan Taba
Penanjung.
Hermen mengaku, satu pencari batubara dapat mengumpulkan 5
sampai dengan 10 karung batu bara ukuran karung kecil. Artinya mencari batu
bara bisa menghasilkan uang sampai Rp 100 ribu per hari bahkan bisa lebih dari
itu.
Pencari batubara Papan Penawai, Warsito mengeluhkan
kerusakan jalan di Desa Tanjung Raman, pencari batubara mengalami masalah
membawa batubara dengan kendaraan roda dua, dan sering mengalami kecelakaan tunggal.
“Limbah batubara melimpah ruah di Desa Tanjung Raman ini,
tetapi akses jalan yang sering menjadi keluhan, karena kerusakannya,”
terangnya.
(Harian Rakyat Bengkulu)
Komentar
Posting Komentar