Hutan
Lindung Gundul Picu Bencana Alam
Selasa
19 april 2016
kota mana – Bupati Bengkulu
Selatan (BS), H Dirwan Mahmud SH mengajak seluruh masyarakat BS dapat menjaga
kelestarian hutan lindung (HL) dalam wilayah BS. Pasalnya, dengan penggundulan
HL dapat memicu bencana alam di BS.
Dengan sudah maraknya warga BS membuka HL Bukit
Riki dengan ditanami sawit, ia mengharapkan kesadaran warga BS dapat
menghentikannya. Sebab HL merupakan kawasan serapan air dan juga tempat kelestarian
ekosistem alam. Jika digundulkan, maka disaat musim penghujan, tidak ada lagi
tempat serapan air, akhirnya sungai cepat meluap, begitu juga saat kemarau air
akan menyusut, sehingga sumber irigasi petani pun terancam.
“Mari kita jaga kelestarian HL kita, agar bencana
longsor, banjir ataupun menyusutnya sumber irigasi petani dapat terhindar,”
ujarnya.
Dirwan pun berharap, polisi kehutanan pada Dinas
Kehutanan dan ESDM BS terus melakukan pengawasan HL, sehingga ke depan warga
menghentikan perambahan HL.
“Saya minta polhut terus awasi kawasan HL agar
perambahan tidak kembali meluas dan perambahan bisa dihentikan,” harap Dirwan.
Sebelumnya, anggota Polhut BS menyatakan HL Bukit
Riki sudah marak dirambah. Dari temuan pihaknya pada register 33A di belakang
Desa Lubuk Langkap, Palak Bengkerung, Keban Jati dan Desa Maras, Air Nipis,
ditemukan sekitar 100 hektar lahan sudah dijadikan kebun sawit, bahkan
ada 180 pondok perambah.
(Bengkulu Ekpress)
Hutan
Lindung Gundul Picu Bencana Alam
Selasa
19 april 2016
KOTA MANNA – Bupati Bengkulu
Selatan (BS), H Dirwan Mahmud SH mengajak seluruh masyarakat BS dapat menjaga
kelestarian hutan lindung (HL) dalam wilayah BS. Pasalnya, dengan penggundulan
HL dapat memicu bencana alam di BS.
Dengan sudah maraknya warga BS membuka HL Bukit
Riki dengan ditanami sawit, ia mengharapkan kesadaran warga BS dapat
menghentikannya. Sebab HL merupakan kawasan serapan air dan juga tempat kelestarian
ekosistem alam. Jika digundulkan, maka disaat musim penghujan, tidak ada lagi
tempat serapan air, akhirnya sungai cepat meluap, begitu juga saat kemarau air
akan menyusut, sehingga sumber irigasi petani pun terancam.
“Mari kita jaga kelestarian HL kita, agar bencana
longsor, banjir ataupun menyusutnya sumber irigasi petani dapat terhindar,”
ujarnya.
Dirwan pun berharap, polisi kehutanan pada Dinas
Kehutanan dan ESDM BS terus melakukan pengawasan HL, sehingga ke depan warga
menghentikan perambahan HL.
“Saya minta polhut terus awasi kawasan HL agar
perambahan tidak kembali meluas dan perambahan bisa dihentikan,” harap Dirwan.
Sebelumnya, anggota Polhut BS menyatakan HL Bukit
Riki sudah marak dirambah. Dari temuan pihaknya pada register 33A di belakang
Desa Lubuk Langkap, Palak Bengkerung, Keban Jati dan Desa Maras, Air Nipis,
ditemukan sekitar 100 hektar lahan sudah dijadikan kebun sawit, bahkan
ada 180 pondok perambah.
(Bengkulu Ekpress)
Komentar
Posting Komentar